klarifikasi Kabid pemuda dan olahraga kota Banjar terkait pindahnya atlet peraih medali emas
Banjar | suryamedia87.@blogspot.com
Tiga atlet berprestasi Kota Banjar memutuskan pindah daerah jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026. Mereka adalah Indra Fauzi Wibawa (gateball) ke Cianjur, Akbar Abud Afdalah (pembalap motor) ke Kabupaten Bogor, dan Ari Febriansyah (grasstrack) ke Kota Bandung.
Kabid Olahraga Dispora Banjar, Dewi Kurniasih, mengaku keberatan atas kepindahan tersebut, namun keterbatasan anggaran membuat pembinaan sulit dilakukan. Hal serupa disampaikan Ketua IMI Kota Banjar, Asep Saepulrohman, yang menyebut dua atlet binaannya, Abud dan Ari, sudah mengurus mutasi ke daerah baru karena kurangnya dukungan pembinaan dan lambatnya respon pemerintah serta KONI.
Asep menyayangkan kehilangan atlet berprestasi ini, yang sebelumnya meraih medali di PON dan Porda Jabar, dan menilai Kota Banjar kurang serius mempertahankan prestasi olahraga.
Proses mutasi keduanya kini tengah diurus secara resmi oleh KONI Kota Banjar,pungkasnya.
Tentunya banyak pihak yang menyayangkan terkait hal tersebut,karena masyarakat menganggap kejadian ini bukan pertama kali jika atlet ditekan untuk bisa mendapatkan medali.
Tapi setelah mendapat prestasi diabaikan selain itu disebut juga karena anggaran dampak pemangkasan atau efisiensi anggaran,yang perlu diingat bahwa covid dan efisiensi anggaran itu dari tahun 2019 sedangkan atlet kota Banjar tidak diperhatikan dari sebelum terjadinya wabah covid itu sudah ada yang pindah.
Hanya karena sebuah hal yang tidak pernah dihargai dan tidak ada feedback bagi atlet tersebut.
(Redaksi)
Komentar
Posting Komentar